Read Time:1 Minute, 48 Second

Ketua Dewan Pimpinan Majelis  Ulama Indonesia Provinsi Riau, Prof. DR. H. M. Nazir Karim, MA pada 18 Mei 2020 atau bertepatan dengan 25 Ramadhan 1441 H, menerbitkan sebuah Maklumat terkait dengan panduan Penyelenggaraan Solat Idul Fitri 1441 H / 2020 M.  Maklumat MUI Riau itu maksudkan agar penyebaran virus covid-19 dapat dicegah mengingat beberapa hari lagi seluruh umat muslim akan merayakan hari kemenangannya setelah selama sebulan penuh menjalankan ibadah puasa dibulan ramadhan.

Isi Maklumat MUI Riau Terkait Idul Fitri Nomor: 55/MUI-R/V/2020

Maklumat MUI Riau Tentang Penyelenggaraan Solat Idul Fitri 1441 H / 2020 M

Isi dari Maklumat MUI Riau itu salah satunya adalah menjelaskan bahwa:

penyelenggaraan/pelaksanaan ibadah solat  idul Fitri boleh dilaksanakan di tanah lapang, masjid, musolah atau tempat lainnya asalkan tempat/daerah tersebut diyakini terkendali dari penularan wabah covid-19 dengan ditandai dengan tidak adanya ODP, PDP ataupun orang terkonfirmasi Positif Corona.

Jadi intinya kalau kawasan kita dalam lingkup RT/RW misalnya tidak ada orang-orang yang disebutkan tadi, maka Pelaksanaan ibadah solat idul fitri dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek kebersihan dan protokol kesehatan penanggulangan penularan Virus Covid-19 yang dianjurkan pemerintah.

Protokol Kesehatan Penanggulangan Penularan Covid-19

Adapun Anjuran pemerintah mengenai protokol kesehatan dalam penanggulangan penularan Covid-19 adalah sebagai berikut:

  1. Jemaah Harus tetap memakai Masker
  2. pengaturan jarak shaf solat disesuaikan dengan fisical distancing
  3. Penyelenggara/Pengurus Masjid harus menyedian air dan sabun untuk sarana pencucian tangan
  4. membawa tikar/sajadah masing-masing
  5. Khatib dan Imam mempersingkat kotbah dan bacaan ayat dalam solatnya
  6. menerapkan fisical distancing dengan tidak bersalaman atau berangkulan dan yang menyebabkan bersentuhan fisik.
  7. dan lain-lain yang dianjuran oleh protokol kesehatan

Sedangkan bagi kawasan yang tidak terkendali penularan virus covid-19, maka ibadah solat idul fitri 1441 H /2020 M di anjurkan untuk solat berjamaah dirumah masing-masing dengan minimal 4 orang jika berjamaah dengan menunjuk salah seorang untuk sebagai khotib/imam ataupun bagi yang tidak memungkin kan untuk solat berjamaah, maka dianjurkan untuk solat sendiri-sendiri.

Dalam Maklumat MUI Riau itu juga disebutkan bahwa untuk menghindari kesalah fahaman dan konflik dengan aparat atau pihak lain, maka pengurus masjid disarankan untuk berkoordinasi dengan pemerintah/aparat setempat.

Untuk lebih jelasnya mengenai Maklumat MUI Riau tersebut, ada baiknya anda baca secara lengkap maklumat tersebut di bawah ini.

Maklumat MUI Riau nomor 55/MUI-R/V/2020Maklumat MUI Riau tentang Solat idul fitri 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social profiles